Budaya
Seni
Tari Zapin
Tari zapin merupakan salah satu peradaban Melayu yang memiliki nilai filosofis-religius yang tinggi. Secara historis, tarian zapin merupakan hasil akumulasi dua kebudayaan, yaitu budaya rumpun Melayu dan budaya Arab pada masa lalu.
Tari Zapin adalah tarian tradisional Melayu yang kaya nilai filosofis-religius, merupakan akulturasi budaya Melayu dan Arab, dikenal dengan gerakan kaki yang lincah dan diiringi musik instrumen seperti gambus, gendang, dan marwas, sering digunakan sebagai media dakwah Islam, serta memiliki banyak varian regional seperti Zapin Api di Riau.
- Asal-usul & Sejarah
- Asal Nama: Berasal dari bahasa Arab "Zaffan" (penari) atau "alzafin" (gerak kaki).
- Penyebaran: Diperkenalkan oleh misionaris Persia dan Arab sekitar abad ke-14, berkembang di pesisir Sumatera, Riau, Sarawak, hingga Brunei.
- Fungsi Awal: Awalnya hiburan dan media pendidikan moral/agama Islam, sering dipentaskan setelah mengaji.
Ciri Khas
- Gerakan: Lembut, dinamis, maju-mundur penuh perhitungan, dengan gerakan kaki yang khas (seperti "Alif", "Ayak-ayak") mencerminkan kelembutan dan tawadhu'.
- Musik: Perpaduan alat musik Arab (gambus, marwas/marakas, gendang) dan Melayu, diiringi syair-syair berisi nasihat.
- Filosofi: Mengandung pesan keagungan Tuhan (Allah), persaudaraan, ketabahan, dan kasih sayang (rahmatan lil 'alamiin).
Variasi Regional (Contoh)
- Zapin Riau (Pesisir): Kaya variasi, seperti Zapin Siak, Zapin Penyengat.
- Zapin Api (Riau): Tarian mistik di atas bara api, dipimpin "Khalifah", menunjukkan kekuatan spiritual.
- Zapin Palembang (Sumsel): Menggambarkan akulturasi Arab-Palembang.
Perkembangan
- Dulu hanya laki-laki, kini perempuan juga menari (Zapin Dara) atau campuran, seringkali dengan gerakan yang lebih lembut dan properti seperti selendang.
Secara keseluruhan, Tari Zapin adalah seni pertunjukan Melayu yang unik, menggabungkan gerakan tubuh, musik, dan syair untuk menyampaikan nilai-nilai luhur budaya dan agama
di bengkalis zapin di kembangkan oleh Muhammad Yazid bin Tomel, dari Kampung zapin, meskom