Merisik
Adat merisik merupakan tahapan awal dalam proses pernikahan adat Melayu Bengkalis yang bertujuan untuk mengenal dan memastikan kesiapan calon pasangan secara sopan dan beretika.
Adat merisik adalah tradisi awal dalam rangkaian adat pernikahan Melayu Bengkalis yang dilakukan sebelum proses peminangan. Pada tahap ini, pihak keluarga calon laki-laki mengutus perwakilan untuk mencari informasi mengenai calon perempuan secara halus dan tidak terang-terangan. Tujuan utama merisik adalah memastikan status calon, latar belakang keluarga, serta kesiapan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Pelaksanaan adat merisik dilakukan dengan penuh kesopanan dan menjaga perasaan semua pihak. Proses ini biasanya disampaikan melalui bahasa kiasan dan ungkapan adat, sehingga tidak menimbulkan kesan memaksa atau melanggar norma kesantunan. Hal ini mencerminkan karakter masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi etika dalam pergaulan.
Adat merisik memiliki makna penting dalam menjaga keharmonisan hubungan antarkeluarga. Dengan adanya proses merisik, keputusan pernikahan diharapkan dapat berjalan dengan baik, terencana, dan sesuai dengan adat istiadat Melayu Bengkalis. Tradisi ini hingga kini masih dilestarikan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya dan adat leluhur.